Teman akan memberitahu ada nyamuk di jidat kita.
Sahabat sejati, dia justeru akan langsung menepuk nyamuk itu tanpa bilang-bilang.

Teman akan mentraktir kita makan.
Sahabat sejati, dia justeru akan memakan dengan santai makanan yang kita simpan baik-baik
.
Teman akan memberitahu dia sedang bete....
Sahabat sejati, dia langsung bercerita semuanya, tumpah, tanpa peduli kita sedang ada waktu atau tidak mendengarnya.

Itulah kenapa sahabat sejati selalu spesial. Merepotkan kadang, menyebalkan memang, tapi selalu menyenangkan mengalaminya lagi, lagi dan lagi.
Orang itu yang pertama dipegang adalah omongannya.

Jika dia tidak konsisten, kemarin bilang A, besok ganti B, dan besok2nya lagi balik A, menjilat ludah sendiri, maka jauhi orang ini. Bukan malah dipuja-puji, dibela, percaya begitu saja dengan alasannya.

Orang ini tipikal bunglon, berpindah-pindah kelompok, teman, berpindah2 pendirian hanya demi ambisi. Jangankan kita, teman sendiri saja bisa dia tinggalkan begitu saja.