Teman akan memberitahu ada nyamuk di jidat kita.
Sahabat sejati, dia justeru akan langsung menepuk nyamuk itu tanpa bilang-bilang.
Teman akan mentraktir kita makan.
Sahabat sejati, dia justeru akan memakan dengan santai makanan yang kita simpan baik-baik
.
Teman akan memberitahu dia sedang bete....
Sahabat sejati, dia langsung bercerita semuanya, tumpah, tanpa peduli kita sedang ada waktu atau tidak mendengarnya.
Itulah kenapa sahabat sejati selalu spesial. Merepotkan kadang, menyebalkan memang, tapi selalu menyenangkan mengalaminya lagi, lagi dan lagi.
Jangan menyakiti orang lain.
Karena kita tidak tahu masa depan. Boleh jadi, orang2 yang kita pandang sebelah mata hari ini, ternyata besok lusa kita minta bantuan padanya. Orang2 yang kita tinggalkan hari ini, kita sakiti hatinya, ternyata besok lusa kita hanya bisa menatap dari kejauhan, menyaksikan betapa hebat dirinya.
Sudah banyak contohnya.
Karena kita tidak tahu masa depan. Boleh jadi, orang2 yang kita pandang sebelah mata hari ini, ternyata besok lusa kita minta bantuan padanya. Orang2 yang kita tinggalkan hari ini, kita sakiti hatinya, ternyata besok lusa kita hanya bisa menatap dari kejauhan, menyaksikan betapa hebat dirinya.
Sudah banyak contohnya.
Jika orang sudah tidak suka, benci buta, maka semasuk akal apapun, sebagus apapun pendapat seseorang; tetap saja dia tidak akan suka ujung ke ujung.
Pun sama, jika orang sudah suka, cinta buta, maka serusak apapun, sejahat apapun kalimat, perbuatan seseorang: tetap saja dia bersorak-sorai menyanjungnya.
Itu sudah rumus alam.
Hindari orang2 ini. Sebelum kita juga ikutan begitu.
Pun sama, jika orang sudah suka, cinta buta, maka serusak apapun, sejahat apapun kalimat, perbuatan seseorang: tetap saja dia bersorak-sorai menyanjungnya.
Itu sudah rumus alam.
Hindari orang2 ini. Sebelum kita juga ikutan begitu.
Orang itu yang pertama dipegang adalah omongannya.
Jika dia tidak konsisten, kemarin bilang A, besok ganti B, dan besok2nya lagi balik A, menjilat ludah sendiri, maka jauhi orang ini. Bukan malah dipuja-puji, dibela, percaya begitu saja dengan alasannya.
Orang ini tipikal bunglon, berpindah-pindah kelompok, teman, berpindah2 pendirian hanya demi ambisi. Jangankan kita, teman sendiri saja bisa dia tinggalkan begitu saja.
Jika dia tidak konsisten, kemarin bilang A, besok ganti B, dan besok2nya lagi balik A, menjilat ludah sendiri, maka jauhi orang ini. Bukan malah dipuja-puji, dibela, percaya begitu saja dengan alasannya.
Orang ini tipikal bunglon, berpindah-pindah kelompok, teman, berpindah2 pendirian hanya demi ambisi. Jangankan kita, teman sendiri saja bisa dia tinggalkan begitu saja.
Tersenyumlah. Bukan karena kita sudah paling bahagia sedunia, tapi simpel karena kita mensyukuri hidup ini.
Tersenyumlah. Bukan karena kita sudah kaya-raya, tapi karena kita merasa cukup dan berterima-kasih.
Tersenyumlah. Bukan karena kita sudah bebas dari masalah, tapi karena apapun yang akan terjadi besok lusa, itu adalah skenario terbaik yang terjadi.
Tersenyumlah. Bukan karena kita sudah kaya-raya, tapi karena kita merasa cukup dan berterima-kasih.
Tersenyumlah. Bukan karena kita sudah bebas dari masalah, tapi karena apapun yang akan terjadi besok lusa, itu adalah skenario terbaik yang terjadi.